Sistem Power Steering Bermasalah? Ini Penyebab dan Solusinya!

Sistem Power Steering Bermasalah? Ini Penyebab dan Solusinya!

Sistem power steering telah menjadi salah satu fitur vital dalam kendaraan modern yang memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam mengemudi. Namun, seperti halnya komponen mekanis lainnya, sistem ini juga rentan terhadap berbagai masalah yang dapat mengganggu kinerjanya.

Dari mulai bunyi berdecit saat kemudi diputar hingga kehilangan kemampuan untuk menggerakkan kemudi dengan mudah, masalah pada power steering dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan membahayakan keselamatan pengemudi.

Melalui artikel ini, bengkelly.co.id akan membawa pembaca menjelajahi lebih dalam mengenai apa itu power steering mobil, tanda-tanda kerusakan, apa yang menyebabkannya hingga langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Tanda-tanda Kerusakan Sistem Power Steering

Power Steering Hidrolik Rusak
Power Steering Hidrolik Rusak

Tanda-tanda kerusakan pada sistem power steering mobil dapat bervariasi tergantung pada jenis kerusakan yang terjadi. Berikut adalah beberapa tanda-tanda umum yang dapat mengindikasikan adanya masalah pada sistem:

  1. Suara Berdecit atau Berderit: Suara berdecit atau berderit saat memutar kemudi dapat menjadi tanda bahwa terdapat masalah pada sistem power steering. Hal ini disebabkan oleh kekurangan cairan hidrolik atau komponen yang aus atau rusak.
  2. Perasaan Berat pada Kemudi: Jika Anda merasa berat untuk memutar kemudi, ini bisa menjadi indikasi bahwa tekanan hidrolik dalam sistem tidak mencukupi, atau ada masalah dengan komponen seperti pompa power steering atau rack and pinion.
  3. Kebocoran Cairan Hidrolik di Bawah Mobil: Kebocoran dapat terjadi di berbagai tempat, termasuk selang-selang hidrolik, pompa power steering, atau rack and pinion.
  4. Kehilangan Kemampuan Mengembalikan Kemudi ke Posisi Awal: Hal ini bisa menandakan adanya maslaah seperti keausan pada komponen rack and pinion atau kehilangan tekanan hidrolik.
  5. Getaran atau Goyangan yang Tidak Biasa: Getaran yang tidak biasa dapat menjadi indikasi masalah. Hal ini disebabkan oleh ketidakstabilan atau keausan pada komponen rack and pinion.
  6. Perubahan Warna atau Konsistensi Cairan Hidrolik: Perubahan warna seperti kekeruhan atau kehitaman, ini bisa menandakan adanya kontaminasi atau kerusakan pada sistem.
  7. Bau Terbakar dari Mesin: Bau terbakar atau bau aneh yang berasal dari area mesin juga dapat menjadi tanda-tanda adanya masalah pada power steering.
  8. Bunyi Mesin yang Aneh: Jeritan atau bunyi mesin yang tidak biasa saat mengemudi dapat mengindikasikan adanya masalah pada power steering, seperti keausan pada komponen belt penggerak atau pompa power steering.

Baca Juga:

Elektronik Power Steering: Apa Keuntungan dan Kekurangannya?

Memahami dan mengenali tanda-tanda ini dapat membantu Anda untuk segera mengatasi masalah pada power steering mobil sebelum menjadi lebih serius dan memerlukan perbaikan yang lebih mahal. Sebagai langkah preventif, lakukanlah pemeliharaan berkala dan periksa sistem power steering secara teratur.

Baca Juga:  Kaca Atap Mobil, Kenali Jenis dan Perawatan yang Tepat!

Penyebab Kerusakan

Penyebab Kerusakan
Penyebab Kerusakan

Kerusakan pada sistem power steering mobil dapat bervariasi, mulai dari keausan komponen hingga masalah dalam pemeliharaan. Berikut adalah beberapa penyebab umum:

1. Kekurangan Cairan Hidrolik

Salah satu penyebab paling umum dari masalah pada power steering adalah kekurangan cairan hidrolik. Cairan ini berfungsi untuk mentransfer tekanan hidrolik dari pompa ke komponen lain dalam sistem. Kekurangan cairan bisa disebabkan oleh kebocoran di selang-selang, pompa, atau komponen lainnya.

2. Kontaminasi Cairan Hidrolik

Pencemaran pada cairan hidrolik dapat menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen dalam sistem. Kontaminasi bisa terjadi karena debu, kotoran, atau partikel logam yang masuk ke dalam sistem melalui kebocoran atau saat melakukan penggantian cairan yang tidak bersih.

Baca Juga:

Fungsi Power Steering: Memudahkan Pengendaran, Yuk Simak!

3. Kerusakan pada Pompa Power Steering

Pompa power steering berfungsi untuk memompa cairan hidrolik ke dalam sistem. Kerusakan pada pompa, seperti kebocoran atau kegagalan pompa, dapat mengganggu aliran cairan dan menyebabkan masalah pada kemudi.

4. Kerusakan pada Belt Penggerak

Jika belt mengalami keausan atau kekencangan yang tidak tepat, ini bisa mengganggu kinerja pompa dan mengurangi tekanan hidrolik yang dibutuhkan untuk menggerakkan roda kemudi.

5. Kerusakan pada Rack and Pinion

Rack and pinion adalah komponen utama yang mengubah gerakan putar kemudi menjadi gerakan linier roda kemudi. Kerusakan pada rack and pinion, seperti retakan atau kebocoran, dapat menyebabkan kehilangan kontrol atas kemudi.

6. Kerusakan pada Selang-Selang Hidrolik

Selang-selang hidrolik menghubungkan berbagai komponen dalam sistem power steering. Kerusakan pada selang-selang, seperti retakan atau kebocoran, dapat mengakibatkan kehilangan tekanan hidrolik atau kebocoran cairan.

7. Pemakaian yang Berlebihan

Penggunaan mobil secara ekstrem atau tidak sesuai dengan petunjuk penggunaan dapat menyebabkan keausan berlebihan pada komponen power steering dan menyebabkan kerusakan.

Baca Juga:  Asap Knalpot Mobil Bau? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Memahami penyebab-penyebab ini dapat membantu Anda untuk melakukan pemeliharaan preventif dan mengatasi masalah dengan lebih efektif ketika terjadi. Melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala pada sistem power steering adalah kunci untuk menjaga kinerja dan keandalan mobil Anda.

Cara Mengatasi Sistem Power Steering yang Bermasalah

Cara Perawatan sistem Power Sistem
Cara Perawatan sistem Power Sistem

Untuk mengatasi power steering mobil yang bermasalah, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut, di antaranya:

Ganti dan Periksa Cairan Hidrolik: Pastikan tangki reservoir cairan power steering terisi penuh dengan cairan yang sesuai dengan spesifikasi produsen. Periksa apakah cairan tersebut jernih dan tidak terkontaminasi.

Periksa Kebocoran: Periksa seluruh sistem power steering untuk mencari tanda-tanda kebocoran, termasuk selang-selang, pompa, rack and pinion, dan komponen lainnya. Perbaiki atau ganti komponen yang bocor atau rusak sesuai kebutuhan.

Periksa dan Ganti Pompa Power Steering: Jika pompa power steering mengalami kebocoran atau kegagalan, segera ganti dengan yang baru.

Ganti dan Periksa Belt Penggerak: Periksa kondisi belt penggerak untuk memastikan tidak terjadi keausan atau kekencangan yang tidak tepat.

Periksa dan Ganti Rack and Pinion: Jika terdapat kerusakan pada rack and pinion, seperti retakan atau kebocoran, segera lakukan perbaikan atau penggantian.

Flush Sistem Power Steering: Lakukan proses flush pada power steering untuk membersihkan sistem dari kontaminasi atau kotoran yang mungkin ada.

Periksa Sistem Pendinginan: Pastikan sistem pendinginan power steering berfungsi dengan baik untuk mencegah overheating. Periksa kondisi selang-selang dan pendingin udara untuk memastikan tidak terdapat kebocoran atau penyumbatan.

Lakukan Pengujian dan Penyetelan: Setelah melakukan perbaikan atau penggantian komponen, lakukan pengujian untuk memastikan bahwa power steering berfungsi dengan baik. Lakukan penyetelan jika diperlukan untuk memastikan kemudi berjalan lancar dan tanpa hambatan.

Perawatan Preventif: Lakukan pemeliharaan preventif secara berkala, termasuk pemeriksaan rutin dan penggantian cairan sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh produsen mobil Anda. Perhatikan tanda-tanda masalah pada power steering dan segera atasi sebelum menjadi lebih serius.

Baca Juga:  Mobil Tidak Bisa Distarter? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan mengikuti langkah-langkah ini secara komprehensif, Anda dapat mengatasi masalah pada power steering mobil dan memastikan kinerja yang optimal serta keamanan saat berkendara. Jika Anda tidak yakin atau tidak memiliki keterampilan yang diperlukan, sebaiknya konsultasikan dengan mekanik profesional untuk bantuan lebih lanjut.

Kesimpulan

Dalam menghadapi masalah pada sistem power steering mobil, pemahaman yang komprehensif tentang penyebab dan tanda-tandanya adalah kunci untuk mengatasi masalah dengan efektif. Penyebab masalah bisa bervariasi, mulai dari kekurangan cairan hidrolik hingga keausan komponen kunci seperti pompa power steering dan rack and pinion.

Untuk mengatasi masalah, diperlukan langkah-langkah seperti pemeriksaan cairan, pengecekan kebocoran, penggantian komponen yang rusak, dan perawatan preventif secara berkala. Dengan tindakan yang tepat dan pemeliharaan yang teratur, pemilik mobil dapat memastikan kinerja optimal dan keamanan sistem power steering mereka, serta menghindari potensi kerusakan yang lebih serius di masa depan.

Untuk meningkatkan pengalaman berkendara menjadi lebih menyenangkan, servis rutin kendaraan perlu dilakukan, termasuk perawatan pada power steering mobil. Kendaraan yang sehat, selain menjaga performa mobil tetap optimal juga dapat menjaga keamanan dan keselamatan pengemudi dan penumpang. Jika power steering Anda mengalami kendala, Anda dapat mengunjungi bengkel mobil power steering terdekat.

Apabila Anda belum memiliki rekomendasi bengkel mobil yang tepat, Bengkelly adalah solusi terbaik untuk Anda. Dengan mekanik profesional dan peralatan bengkel yang canggih, kami akan membuat kendaraan Anda seperti baru lagi. Dengan demikian, perjalanan berkendara akan menjadi lebih efisien tanpa ada hambatan apapun. Untuk informasi layanan, Anda dapat menghubungi 021 5080 8195 (Head Office) dan atau +62 856-0490-2127 dan atau melalui email [email protected]. Jika Anda adalah perusahaan logistik, silakan mengisi form yang telah kami sediakan di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Form Registrasi

Comments are closed.